Bisnis Kelapa Sawit di Indonesia

Bisnis Kelapa Sawit di Indonesia

Indonesia menjadi salah satu negara dimana tumbuhan penghasil CPO (Crude Palm Oil) bisa berkembang dengan baik. Para pemilik bisnis kelapa sawit dari Sumatera & Kalimantan adalah 2 daerah yang memiliki kekayaan terbesar. Banyak yang bilang keuntungan sawit sangat besar, memang akan sangat besar. Tapi itu jika kebun kamu sudah cukup besar, kalau cuman 2 / 4 hektar penghasilannya belum seberapa.

Bisnis Kelapa Sawit di Indonesia

Kalau anda tertarik untuk menjalankan bisnis kebun kelapa sawit, maka ada banyak yang harus diperhatikan. Mulai dari permodalan, manajemen perkebunanan yang mencakup lahan, pemilihan bibit, hingga pengelolaan hasil panen. Membuka lahan perkebunan ini harus memperhatikan faktor lingkungan, karena akan ada limbah dari lahan persawitan kalian. Baca lah beberapa langkah harus diperharikan untuk berbisnis sawit dibawah ini.

Langkah – Langkah Bisnis Kelapa Sawit di Indonesia

Bisnis Kelapa Sawit di Indonesia

  • Pemilihan Lokasi Yang Strategis

Pilih lokasi tanam sesuai dengan persyaratan tumbuh kelapa sawit. Pasalnya, kelapa sawit merupakan tanaman tahunan yang dapat berproduksi hingga 25—30 tahun. Karena itu, jika lahan yang digunakan tidak sesuai, akan menyebabkan produktivitas kelapa sawit akan berkurang.

Legalitas lahan juga perlu anda perhatikan, jangan sampai kalian menanam sawit pada kawasan hutan lindung atau kawasan lahan gambut yang masuk dalam konservasi lahan.

Survei itu penting untuk mengetahui kondisi lahan, iklim, serta penyakit yang mungkin timbul karena berbagai hal. Survei dilakukan untuk menganalisis data dan masalah yang ditemui di lapangan sehingga formula dan solusi dapat ditemukan.

  • Pemilihan Bibit Kelapa Sawit Berkualitas

Kualitas bibit sawit tentunya akan sangat memperngaruhi perkembangan pertumbuhan cepat lambatnya sawit akan berbuah. Memperoleh bibit sawit melalui lembaga pemerintah ataupun dengan membeli langsung melalui toko bibit pertanian terdekat. Pastikan calon kelapa sawit yang akan kalian tanam memiliki ciri:

  1. Tunas Berwarna Putih
  2. Daun Melebar
  3. Tempurung Berwarna Hitam
  4. Kondisi Akar Memiliki Panjang 2 – 3cm
  5. Kondisi Batang Bibit Sawit
  • Penanaman Bibit Kelapa Sawit Sesuai Prosedur

Kelapa sawit adalah lahan bisnis yang sangat menggiurkan karena sering dikatakan memberikan laba dan keuntungan yang tidak sedikit bagi pengelolanya. Mekanisme pemeliharaan bibit dalam polybag harus dengan baik agar sehat. Pemeliharaannya mencakup penyiraman, penyiangan, pengawasan dan seleksi, serta pemupukan.

  1. Pohon sawit memerlukan penyinaran dari sinar matahari langsung selama 5 – 7 jam per hari
  2. Curah hujan yang baik untuk pertumbuhan pohon sawit yaitu 1.500 – 4.000 mm per tahun
  3. Suhu lingkungan yang ideal pada perkebunan sawit yaitu 24 – 28 derajat Celcius
  4. Tanaman sawit akan tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian sekitar 1.500 mdpl
  5. Tanaman sawit membutuhkan kecepatan angin sekitar 5 – 6 km per jam untuk membantu proses penyerbukannya

Inilah 3 tahapan penting untuk bisa mendapatkan keuntungan besar dari bisnis kebun kelapa sawit. Karena perawatannya yang tidak memakan modal kecil, maka pastikan juga anda memiliki finansial yang cukup.